Cara Kerja Apple Watch yang Diklaim Bisa Deteksi Covid-19
Blog
15 February 2021

Cara Kerja Apple Watch yang Diklaim Bisa Deteksi Covid-19

Jakarta, CNN Indonesia -- Produk jam digital Apple Watch diklaim dapat membantu pengguna untuk mendeteksi Covid-19 seminggu sebelum gejala virus SARS-Cov-2 itu muncul. Hal tersebut berkat fitur pemindai jantung yang disematkan pada iWatch.

Dengan menggunakan iWatch OS 7.2 dan iOS 14.3 pengguna Apple Watch dapat menggunakan Apple Watch Cardio Fitness. Lewat fitur ini pengguna dapat memantau keadaan kesehatan secara keseluruhan, di antaranya detak jantung.

Melalui metrik VO2 max iWatch dapat memperkirakan jumlah maksimum oksigen yang dikonsumsi tubuh setiap hari. Mengutip Tomsguide, fitur pada iWatch OS 7.2 dilengkapi dengan pengingat untuk menjaga kebugaran tubuh penggunanya tetap seimbang.


Berdasarkan studi medis terbaru perangkat jam iWatch dapat mendeteksi perubahan detail detak jantung seseorang yang menunjukkan potensi terpapar virus Covid-19.

Sebuah studi yang diunggah dalam Journal of Medical Internet Research menemukan bahwa perangkat keras Apple Watch dapat efektif memprediksi paparan COVID-19 hingga seminggu sebelum dilakukan tes usap atau swab.

Penelitian yang dilakukan oleh Mount Sinai Health menyatakan kemampuan iWatch menghitung detak jantung dengan mengukur interval detaknya.

Mengutip Tech Crunch, studi ini dilakukan pada 297 petugas kesehatan yang memakai perangkat tersebut selama lima bulan. Individu yang positif COVID-19 cenderung menunjukkan perbedaan detak jantung dibandingkan yang negatif Covid-19.

Peneliti mengamati sinyal biometrik dari Heart Rate Variability (HRV) yang merupakan indikator utama pada sistem saraf manusia.

Informasi sinyal biometrik HRV digabungkan dengan analisis seputar gejala yang dilaporkan terkait Covid-19 termasuk demam, batuk kering, nyeri badan, hilangnya indra penciuman dan perasa.

Lebih lanjut peneliti menjelaskan bahwa analisis ini dapat membantu untuk mengantisipasi seseorang yang baru terpapar Covid-19 dengan ciri yang ditunjukkan iWatch.

Bagian terpenting menurutnya hal ini dapat dijadikan monitoring jarak jauh untuk mengantisipasi atau mendeteksi kasus COVID-19, tanpa melakukan pemeriksaan fisik atau melakukan tes usap hidung.

Asisten Profesor Kedokteran New York Rob Hirten mengatakan pihaknya sudah tahu bahwa penanda detak jantung dapat berubah saat terjadi peradangan di dalam tubuh.

"Covid-19 adalah peristiwa yang sangat meradang. Ini memungkinkan kami untuk memprediksi orang terinfeksi sebelum mereka menyadarinya." ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Apple Watch juga dapat mengidentifikasi orang-orang yang asimtomatik untuk mengendalikan penyakit menular dengan baik.

Terbelit Utang dari Tiga Pinjaman Online, Pria Ini Tertolong Aplikasi Sampah dari Hamish Daud

Terbelit Utang dari Tiga Pinjaman Online, Pria Ini Tertolong Aplikasi Sampah dari Hamish Daud

Sulaiman terbelit utang dari tiga platform pinjaman online. Tunggakan cicilan harus ia lunasi akhir bulan. Tak punya rumah dan punya tanggungan dua anak, pria 43 tahun ini tak punya banyak pilihan untuk menyelamatkan keluarganya. Namun, ia menemukan sebuah aplikasi yang mencari pengangkut sampah, Octopus. Octopus adalah aplikasi yang memungkinkan penggunanya menyetorkan sampah untuk didaur ulang. Pengguna akan mendapat imbalan seperti voucher potongan harga saat membeli kopi kekinian. 

Baca Selengkapnya
Kominfo Didesak Blokir Konten Negatif Netflix dan OTT Asing

Kominfo Didesak Blokir Konten Negatif Netflix dan OTT Asing

Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) didesak untuk lebih tegas mengawasi dan memblokir konten negatif seperti pornografi, LGBT ataupun kekerasan di penyedia over the top (OTT) asing seperti Netflix dkk di Indonesia.

Baca Selengkapnya
Bikin Bangga, Deretan Produk Lokal Ini Udah Go International!

Bikin Bangga, Deretan Produk Lokal Ini Udah Go International!

Di tengah menjamurnya produk asing yang beredar di Indonesia, ternyata banyak produk lokal yang berhasil eksis sampai sekarang loh. Masalahnya, sampai sekarang masih banyak kebanyakan orang yang merasa gengsi dalam membeli produk lokal. Sebagian besar masyarakat Indonesia diketahui masih seringkali meremehkan kualitas produk lokal ketimbang produk luar negeri, apalagi jika menyangkut barang-barang branded.

Baca Selengkapnya
Gojek dan KLHK Berkolaborasi Kurangi Penggunaan Plastik

Gojek dan KLHK Berkolaborasi Kurangi Penggunaan Plastik

Jakarta, CNN Indonesia -- Jelang Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada 21 Februari mendatang, Gojek bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berkolaborasi dalam upaya mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai. Kerja sama itu sekaligus menjadi perwujudan pilar keberlanjutan Gojek Greener yang mengajak masyarakat mengadopsi gaya hidup lebih ramah lingkungan.

Baca Selengkapnya
Profil Marie Thomas, Dokter Perempuan Pertama di Indonesia yang Dijadikan Google Doodle Hari Ini

Profil Marie Thomas, Dokter Perempuan Pertama di Indonesia yang Dijadikan Google Doodle Hari Ini

KOMPAS.com -  Google Doodle hari ini menampilkan sosok dokter perempuan yang sedang menggendong seorang bayi. Sosok yang menjadi Google Doodle tersebut adalah Marie Thomas. Google menjadikannya sebagai Google Doodle, Rabu (17/2/2021) karena hari ini merupakan hari ulang tahunnya ke 125.

Baca Selengkapnya
Jokowi: Lockdown Satu Kota untuk Apa?

Jokowi: Lockdown Satu Kota untuk Apa?

Jakarta, CNN Indonesia - Presiden Joko Widodo mempertanyakan fungsi karantina wilayah atau lockdown yang mencakup satu kota. Menurutnya, karantina wilayah secara mikro lewat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) lebih efektif.

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Blog
Icon