Membahas Dunia Desain bersama Suangart 2022
Berita
29 May 2022

Membahas Dunia Desain bersama Suangart 2022

Acara Suangart 2022 yang diadakan oleh jurusan DKV ISTTS berhasil digelar pada hari Sabtu, 28 Mei 2022 pukul 10.30 WIB melalui platform Zoom. Menghadirkan 4 narasumber yang akan membagikan ilmu seputar dunia desain, yakni Christalia Emerald, Vincensius Calvin, Hendrik Reinhard Umboh, dan Herlangga Panditama, webinar ini disambut positif oleh sejumlah peserta yang aktif mengikuti acara garapan jurusan Desain Komunikasi Visual ISTTS ini.

Sesi pertama dari Webinar Suangart dibawakan oleh Christalia Emerald yang membahas mengenai pentingnya layout dalam dunia desain. Christalia menuturkan bahwa layouting memerlukan perencanaan terlebih dahulu untuk menghindari banyaknya revisi. Tata letak merupakan hal yang sangat penting, terutama dalam dunia periklanan agar dapat mencapai hasil terbaik dalam menarik pelanggan. Gambar dan teks daling berhubungan sehingga desainer grafis wajib memiliki pemahaman yang benar mengenai layout. Terdapat beberapa tujuan dalam mempelajari layout, yakni agar tata letak halaman yang didesain menjadi harmonis, memudahkan pembaca dalam menerima informasi, dan agar pembaca dapat fokus pada konten utama. Desainer yang baik harus mengerti mengenai beberapa hal yang dapat menjadi faktor apakah satu desain dapat dikatakan sebagai desain yang baik atau tidak, yaitu urutan pandang (sequence), pemberian penekanan pada tata letak (emphasis) dengan memberi warna yang berbeda pada beberapa bagian teks yang memiliki kepentingan yang lebih, serta pengaplikasian keseimbangan tata letak (balance) yang dapat dilakukan dengan memberi sedikit ruang kosong agar mata pembaca tidak mudah lelah dan informasi yang disodorkan dapat terbaca hingga akhir. Christalia menutup penjelasannya dengan memberikan sejumlah tips untuk membuat desain layout, yaitu menentukan tema dan kata kunci, memperbanyak referensi, membuat sketsa lebih dari satu, membuat desain digital lebih dari satu, serta meminta kritik dari orang lain.

Webinar dilanjutkan dengan sesi kedua yang dibawakan oleh Vincensius Calvin dengan pembahasan seputar menyiapkan portofolio dan dunia freelance. Menurut Calvin, buku portofolio merupakan hal yang wajib dipersiapkan sebelum melamar sebuah pekerjaan pada suatu perusahaan. Calvin mengatakan bahwa penting bagi kita untuk meminta pendapat orang lain sebelum memasukkan sebuah karya ke dalam portofolio kita. Mengenalkan dunia freelance pada para peserta webinar, Calvin mengutarakan bahwa freelancing dapat menjadi sumber income bagi para mahasiswa karena terdapat banyak mahasiswa yang ingin mendapat pemasukan di tengah kesibukan kuliah yang ada. Namun, ternyata hal ini juga dapat menjadi ladang bagi para mahasiswa untuk mengasah kemampuannya dalam bidang yang digelutinya, sehingga freelance dapat dianggap sebagai kegiatan positif yang akan mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya. Tidak lupa juga, Calvin memberi tips-tips bermanfaat bagi para peserta mengenai pricing atau menentukan harga untuk karya yang akan ditawarkan pada klien, yakni dengan menggunakan sistem pricing per jamnya dan membuat rate card (daftar kisaran harga yang bergantung pada tingkat kesulitan pembuatan karya). Calvin menutup materinya dengan memberi pesan terkait klien, yaitu jika belum ada klien yang datang, maka kita sebagai pembuat karya, memiliki opsi untuk mendatangi klien sendiri.

Berlanjut ke sesi ketiga dengan narasumber Hendrik Reinhard Umboh, Webinar Suangart mengupas mengenai bagaimana sistem market dalam dunia visual. Sesi dibuka dengan penjelasan dari narasumber mengenai pengenalan terhadap dunia visual, baik dari animasi dan film. Hendrik memaparkan bahwa terdapat hal-hal yang merepresentasikan mood atau suasana dalam suatu karya visual, seperti warna. Penjelasan kemudian dilanjutkan ke topik mengenai visual marketting. Hendrik menerangkan bahwa visual marketting dapat dibagi menjadi 3 urutan, yaitu visual hook (bagaimana visual menyebar secara satu-persatu), trending, dan new market (berlangsungnya visual yang sudah menjadi pasar). Merupakan suatu hal yang penting untuk bisa memahami apa yang audiens butuhkan untuk bisa menguasai pasar. Pasar atau trend dapat diraih dengan mengikuti trend yang sudah ada atau bisa juga dengan membuat trend tersendiri.  Berbagai cara dapat dilakukan untuk menerapkan strategi pemasaran yang baik, mulai dari style periklanan yang unik hingga menggunakan warna yang khas untuk menjadi trademark bagi brand. “Hal yang divisualisasikan harus jelas agar dapat masuk ke lingkaran trend,” pesan Hendrik untuk menutup sesi materi ketiga dari Webinar Suangart.

Sesi terakhir diisi dengan materi berjudul “Desainer Grafis: Idealis atau Solutif?” dari Herlangga Panditama, yakni seorang alumni DKV ISTTS yang kini memiliki pengalaman bekerja di Trans TV, MNC, dan RCTI+. Narasumber yang akrab disapa dengan panggilan Kak Angga itu menyampaikan bahwa gaya desain harus menyesuaikan dengan target pasar. Beliau menceritakan bahwa riset merupakan hal yang penting ketika kita menginjakkan kaki ke dunia industri. Terkadang, desain yang terlihat “bagus” dapat dikesampingkan karena desain yang “bagus” bisa kalah unggul dengan desain yang kreatif, sehingga seorang desainer grafis harus bersifat solutif dibandingkan idealis. Terlepas dari tanggung jawab seorang desainer grafis untuk menyediakan desain sesuai dengan keinginan klien, seorang desainer grafis memiliki tugas tambahan, yakni mengedukasi klien dengan dasar atau alasan yang kuat.

Webinar Suangart 2022 berhasil dimeriahkan dengan antusiasme peserta yang melontarkan berbagai pertanyaan kepada para narasumber. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pengisian form absensi sebagai tanda kehadiran peserta.

Google I/O Extended Surabaya 2022 x ML Study Jam

Google I/O Extended Surabaya 2022 x ML Study Jam

Sabtu pagi kemarin (30 Juli 2022) acara yang bertempat di kampus ISTTS Surabaya ini kembali mengundang pembicara-pembicara hebat untuk mengisi acara I/O Extended yang diselenggarakan oleh komunitas GDG (Google Developers Group) di kota Surabaya. Ini merupakan kesepuluh kalinya acara ini diadakan di Surabaya dengan Bu Esther Irawati, salah seorang dosen di ISTTS yang merangkap sebagai perwakilan GDG Surabaya. 

 

Baca Selengkapnya
Pameran Virtual: KWU Market 2022

Pameran Virtual: KWU Market 2022

DKV ISTTS mengadakan Pameran Virtual KWU yang merupakan pameran tahunan. Pameran ini bertujuan untuk membangun ide dalam berwirausaha sehingga menghasilkan inovasi baru saat era modern saat ini. Pameran tersebut diadakan via Zoom pada Selasa, 31 Mei 2022 lalu.

 

Baca Selengkapnya
Creative Coding : Coding For Noncoder, Designing For Nondesigner

Creative Coding : Coding For Noncoder, Designing For Nondesigner

KSP Season 13 di episodenya yang terakhir dengan judul “Creative Coding: Coding For Noncoder, Designing For NonDesigner” diadakan pada tanggal 18 Mei 2022 dan dibawakan oleh Bapak Dr. Lukman Zaman, S.Kom., M.Kom. Beliau merupakan salah satu dosen pengajar di jurusan S1 Teknik Informatika dan S1 DKV ISTTS. Webinar ini diadakan secara online melalui Zoom dan live streaming Youtube Channel milik KSP ISTTS yang berlangsung pada pukul 13.00 WIB.

Baca Selengkapnya
Open Your Mind Reach Your Future

Open Your Mind Reach Your Future

Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) mengadakan open house yang dipadati oleh siswa-siswi SMA Katolik Stella Maris (STELMA) Surabaya pada Jumat (20/5/2022)

Baca Selengkapnya
KSP Season 13 Episode 5 : HEROES ARE NOT BORN BUT MADE

KSP Season 13 Episode 5 : HEROES ARE NOT BORN BUT MADE

“Pemuda adalah sebuah tiang peradaban ke depan..” adalah sepenggal kalimat yang diucapkan oleh Bapak Sigit Firdaus Prayogi, S.T., M.Ds., salah satu dosen program studi Desain Produk ISTTS pada webinar Knowledge Sharing Program (KSP) yang berjudul “Heroes are not Born but Made”. Webinar yang diselenggarakan pada tanggal 11 Mei tersebut berlangsung secara online melalui platform Zoom dan live streaming youtube.

Baca Selengkapnya
4 Dosen ISTTS Menjalani Pelantikan Insinyur Lulusan Program Studi Program Profesi Insinyur

4 Dosen ISTTS Menjalani Pelantikan Insinyur Lulusan Program Studi Program Profesi Insinyur

Hingga saat ini, insinyur yang diakui secara formal di Indonesia baru berjumlah sekitar 10.900 orang, padahal jumlah lulusan sarjana teknik dan serumpunnya melebihi 1 juta orang. Berkontribusi untuk mengatasi ketimpangan profesi insinyur tersebut, keempat orang dosen Insitut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) menempuh pendidikan selama 1 semester untuk memperoleh gelar insinyur. Pada Sabtu (16/4/2022) sore, Dr. Ir. Joan Santoso , Dr. Ir. Esther Irawati Setiawan, Ir. Iwan Chandra, beserta Dr. Ir. Hartarto Junaedi dilantik bersama-sama 89 insinyur baru lainnya melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Proses pelantikan berjalan lancar dan dilakukan oleh Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PPI) Jawa Timur.

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Berita
Icon