Kelola Inovasi Metaverse dalam Dunia Pendidikan
Berita
12 April 2022

Kelola Inovasi Metaverse dalam Dunia Pendidikan

Kelola Inovasi Metaverse dalam Dunia Pendidikan

Fotografer: Jessica Nathania

Penulis: Jessica Nathania

Pandemi telah mempercepat perkembangan teknologi di seluruh dunia, termasuk di dalam tanah air. Salah satunya dengan adanya metaverse yang memberikan sensasi pergaulan baru. Pengguna metaverse dapat bertemu secara virtual dan mengunjungi lokasi secara virtual.  Dari situlah aktivitas normal yang terbatas di dunia nyata, dengan kehadiran metaverse dapat membuka jalan baru untuk interaksi sosial manusia.

"Ketika Anda bermain game dengan teman-teman, Anda akan merasa seperti berada di sana bersama di dunia yang berbeda, tidak hanya di komputer Anda sendiri," kata Zuckerberg.

"Dan ketika Anda sedang rapat di Metaverse, Anda akan merasa seperti berada di ruangan bersama-sama melakukan kontak mata, memiliki rasa ruang yang sama dan tidak hanya melihat kisi-kisi wajah di layar, sambungnya.

Menyoroti hal tersebut, Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) melakukan penelitian terhadap penerapan Virtual Reality (VR) dalam dunia Metaverse untuk pembelajaran online. Pengembangan aplikasi berbasis Unity ini dimulai oleh keempat orang dosen ISTTS, Herman Thuan To Saurik, Dr. Joan Santoso, Hansel Santoso, Dr. Hartarto Junaedi, S.Kom., M.Kom selaku Ketua Prodi Sistem Informasi, beserta beberapa mahasiswa Prodi Sistem Informasi yang telah dilakukan sejak tahun 2020. Menariknya, Pak Thuan menjelaskan bahwa di jurusan Sistem Informasi terdapat pilihan jalur untuk mempelajari hal-hal berbau Game Technology, sehingga lahirlah ide untuk membuat aplikasi pendukung metaverse online learning ini.

Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah Oculus Quest 2, sebuah peranti layar ikat kepala untuk menampilkan realitas virtual yang saat ini sedang dikembangkan oleh Oculus VR. Perangkat ini memiliki LCD, mikrofon, dan juga sensor yang dapat mendeteksi pergerakan dimana pengguna dapat melangkah maju, sisi ke sisi, melompat bahkan merangkak.

Metaverse terdiri atas 3 aspek penting. Dunia 3 dimensi yang saat ini telah dikembangkan berupa laboratorium, teater, dan ruang kelas. Selain itu, diperlukan peralatan untuk menikmati experience tersebut dengan menggunakan oculus atau kacamata VR. Sedangkan untuk pengembangan lebih lanjut, digunakan kecerdasan buatan untuk Non-player Character (NPC) yang saat ini sedang dikembangkan.

Kedepannya, para pengembang berharap agar inovasi pembelajaran online dengan metaverse ini dapat diterapkan secara bertahap pada beberapa mata kuliah. Bahkan tidak menutup kemungkinan bahwa inovasi kelas online ini dapat dinikmati oleh seluruh mahasiswa di Indonesia tanpa perlu memiliki perangkat tambahan namun dengan mode desktop seperti aplikasi bermain game pada umumnya. Alangkah baiknya bila inovasi tersebut diteliti, dikembangkan, hingga didistribusikan ke seluruh Indonesia untuk membantu memajukan pendidikan. Nah, apakah kamu sudah siap untuk menjelajah dunia metaverse? 

 

Inovasi ini juga telah diliput di beberapa media online

Open Your Mind Reach Your Future

Open Your Mind Reach Your Future

Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) mengadakan open house yang dipadati oleh siswa-siswi SMA Katolik Stella Maris (STELMA) Surabaya pada Jumat (20/5/2022)

Baca Selengkapnya
KSP Season 13 Episode 5 : HEROES ARE NOT BORN BUT MADE

KSP Season 13 Episode 5 : HEROES ARE NOT BORN BUT MADE

“Pemuda adalah sebuah tiang peradaban ke depan..” adalah sepenggal kalimat yang diucapkan oleh Bapak Sigit Firdaus Prayogi, S.T., M.Ds., salah satu dosen program studi Desain Produk ISTTS pada webinar Knowledge Sharing Program (KSP) yang berjudul “Heroes are not Born but Made”. Webinar yang diselenggarakan pada tanggal 11 Mei tersebut berlangsung secara online melalui platform Zoom dan live streaming youtube.

Baca Selengkapnya
4 Dosen ISTTS Menjalani Pelantikan Insinyur Lulusan Program Studi Program Profesi Insinyur

4 Dosen ISTTS Menjalani Pelantikan Insinyur Lulusan Program Studi Program Profesi Insinyur

Hingga saat ini, insinyur yang diakui secara formal di Indonesia baru berjumlah sekitar 10.900 orang, padahal jumlah lulusan sarjana teknik dan serumpunnya melebihi 1 juta orang. Berkontribusi untuk mengatasi ketimpangan profesi insinyur tersebut, keempat orang dosen Insitut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) menempuh pendidikan selama 1 semester untuk memperoleh gelar insinyur. Pada Sabtu (16/4/2022) sore, Dr. Ir. Joan Santoso , Dr. Ir. Esther Irawati Setiawan, Ir. Iwan Chandra, beserta Dr. Ir. Hartarto Junaedi dilantik bersama-sama 89 insinyur baru lainnya melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Proses pelantikan berjalan lancar dan dilakukan oleh Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PPI) Jawa Timur.

Baca Selengkapnya
Podcast "Bincang Kreatif" Eps. 05 - Peluang dan Tantangan Desainer Produk di Masa Depan

Podcast "Bincang Kreatif" Eps. 05 - Peluang dan Tantangan Desainer Produk di Masa Depan

Podcast Desain Produk ISTTS episode 05 diselenggarakan pada hari Sabtu, 23 April 2022 dengan mengangkat topik “Peluang dan Tantangan Desainer Produk di Masa Depan”. Materi ini dibawakan oleh Bapak Sigit Firdaus Prayogi, S.T., M.Ds, salah seorang dosen ISTTS yang menekuni   jurusan Desain Produk dan berprofesi sebagai dosen sekaligus seorang College Innovator. Podcast ini diselenggarakan melalui platform Zoom.

Baca Selengkapnya
Creating Simple Face Stickers Using Computer Vision Techniques

Creating Simple Face Stickers Using Computer Vision Techniques

ISTTS kembali mengadakan webinar KSP Season 13 yang berjudul “Creating Simple Face Stickers Using Computer Vision Techniques”. Materi kali ini dibawakan oleh Dr. Yosi Kristian, S. Kom, M. Kom. Pak Yosi sekarang berperan sebagai kepala program studi dan Associate Professor pada departemen informatika ISTTS. Webinar ini diadakan pada hari Selasa, 26 April 2022 secara online melalui platform Zoom dan Youtube.

Baca Selengkapnya
Serunya belajar AWS IoT Edukit di ISTTS!

Serunya belajar AWS IoT Edukit di ISTTS!

Pada Jumat, 22 April 2022 ISTTS mengadakan workshop berjudul ‘Learn IoT using AWS IoT Edukit’ bagi para siswa-siswi SMA/SMK sederajat. Sebanyak 26 siswa-siswi menghadiri pelatihan yang dijalankan secara on-site ini. Siswa-siswi yang datang tampak antusias, karena selain mendapat ilmu seputar IoT, dalam workshop ini mereka mendapat kesempatan untuk menggunakan alat AWS IoT Edukit secara langsung. 

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Berita
Icon