Apple Academy : Info dan kuliah umum session apple developer academy
Berita
07 June 2024

Apple Academy : Info dan kuliah umum session apple developer academy

Surabaya, 17 Meil 2024 - Para mahasiswa berkumpul di E-502 untuk mengetahui Info dan kuliah umum session apple developer academy. Dengan antusiasme yang tinggi, 48 mahasiswa serta mahasiswi hadir untuk menjelajahi pentingnya augmented reality. Seminar ini diselenggarakan dari pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, menawarkan perspektif baru yang dinamis dan praktis tentang kapan augmented reality dibutuhkan untuk sekarang yang serba berbasis teknologi

Menyambut Para mahasiswa

Registrasi awal dilakukan oleh florencia Vero dan Lingga Dian Lestari  dan setelah itu seminar dimulai dengan kata sambutan dari MC yaitu Mario Joseph dari SIB(Sistem Informasi Bisnis) serta pengenalan oleh dua pembicara yaitu Mr Jaya Pranata dan Mr Andi.

AR for everyone

Mr Jaya Pranata  seorang tech mentor apple developer academy yang berpengalaman dan penuh semangat, memimpin sesi pertama dengan ice breaking terlebih dahulu.

Dalam point pertama, pembicara terlebih dahulu mengajukan pertanyaan kepada peserta, "Menurut kita, apa itu augmented reality?" Setelah mendengar berbagai pendapat dari peserta, beliau menjelaskan bahwa augmented reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan dunia nyata dengan elemen-elemen virtual. Dengan cara ini, AR memungkinkan pengguna untuk melihat dunia nyata dengan tambahan informasi atau objek virtual yang diproyeksikan ke dalam pandangan mereka.

Selanjutnya, pembicara menjelaskan bahwa kebutuhan akan augmented reality sangat tergantung pada penggunanya. Penting untuk mempertimbangkan pengalaman pengguna (user experience) ketika memutuskan apakah AR akan diterapkan atau tidak. Ini berarti harus dipikirkan apakah penerapan AR akan memberikan pengalaman yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi pengguna. Pembicara menegaskan pentingnya user experience dalam menentukan apakah AR layak digunakan dalam suatu konteks.

Dalam menjelaskan penerapan AR, pembicara memberikan empat contoh kasus penggunaan yang berbeda. Dari keempat kasus tersebut, diambil kesimpulan bahwa pengalaman yang baik untuk pengguna tercipta ketika AR mampu menggantikan sesuatu yang ada di dunia nyata serta memungkinkan interaksi yang lebih efektif dengan objek nyata. Dengan demikian, teknologi AR tidak hanya harus memberikan tambahan informasi atau hiburan, tetapi juga harus meningkatkan cara pengguna berinteraksi dengan dunia nyata secara signifikan.

 

Untuk poin ketiga, pembicara menjelaskan beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan sebelum membuat aplikasi augmented reality (AR) baik di platform iOS maupun Android. Faktor pertama yang berkaitan dengan pengalaman pengguna adalah pencahayaan dan obstacle yang ada di lingkungan sekitar. Pencahayaan yang baik sangat krusial karena AR membutuhkan kondisi yang cukup terang agar objek virtual dapat terlihat dengan jelas. Pembicara memberikan contoh, jika pencahayaan kurang memadai, pengguna harus mencari tempat yang lebih terang. Selain itu, adanya obstacle atau hambatan fisik di sekitar pengguna juga harus diperhitungkan untuk memastikan AR bekerja dengan optimal.

Faktor kedua adalah constant movement, yaitu banyaknya pergerakan yang terjadi di sekitar pengguna, baik itu gerakan ke atas, kiri, kanan, atau bawah. Hal ini penting untuk diperhatikan karena AR membutuhkan kestabilan dalam menampilkan objek virtual. Screen space, atau ruang layar, juga menjadi perhatian penting karena apa yang ditampilkan di layar harus sesuai dengan aplikasi yang sedang dikembangkan. Jika terlalu banyak elemen yang ditampilkan, hal itu bisa mengganggu pengguna. Ergonomics atau kenyamanan penggunaan juga harus dipertimbangkan, termasuk tampilan dan interaksi dengan aplikasi. Terakhir, limited field of view menjadi faktor penting yang harus dipikirkan. Pengguna harus dapat melakukan zoom in, zoom out, dan rotasi agar mereka dapat melihat objek virtual dengan lebih leluasa.

Poin keempat menjelaskan cara membuat objek virtual dalam AR terasa nyata bagi pengguna. Faktor-faktor seperti ukuran yang sesuai, bayangan yang muncul saat objek digeser, perspektif yang akurat, tekstur, dan overlapping atau tumpang tindih antara objek virtual dan nyata, semua berperan dalam menciptakan pengalaman yang realistis. Sementara itu, pada poin kelima, pembicara membahas alat-alat dari Apple untuk mengembangkan AR. Salah satu alat yang disebut adalah Reality Composer, yang memungkinkan pengguna untuk membuat objek 3D menggunakan iPhone. Alat ini memudahkan pengembang dalam merancang dan mengimplementasikan objek virtual ke dalam aplikasi AR mereka.

Selain penjelasan teoritis, pembicara juga memanggil dua peserta untuk melakukan demo langsung. Dalam demo ini, peserta diajak untuk mencoba menggunakan aplikasi AR yang telah dikembangkan, sehingga mereka dapat merasakan langsung bagaimana teknologi tersebut bekerja. Peserta pertama menunjukkan bagaimana objek virtual dapat muncul dan berinteraksi dengan lingkungan nyata, sementara peserta kedua mendemonstrasikan fitur-fitur seperti zoom in, zoom out, dan rotasi objek. Demo ini memberikan gambaran nyata kepada seluruh peserta tentang potensi dan penerapan praktis augmented reality dalam berbagai konteks.

Pada sesi kedua, Andi, selaku Operational Manager, memberikan penjelasan mengenai pemanfaatan tenaga kerja Indonesia dan pengelolaan sumber daya di dalam negeri. Andi menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh tenaga kerja lokal untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan. Selain itu, beliau juga menyoroti bagaimana pengelolaan sumber daya yang ada di Indonesia dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan ekonomi nasional.

Andi menjelaskan berbagai strategi yang dapat diterapkan untuk mengembangkan keterampilan tenaga kerja Indonesia. Salah satu pendekatan yang diusulkan adalah melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan yang fokus pada peningkatan kompetensi teknis dan manajerial. Dengan menginvestasikan sumber daya dalam pengembangan tenaga kerja, perusahaan tidak hanya meningkatkan kualitas output, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Setelah sesi presentasi dan diskusi yang dipimpin oleh Andi, acara ditutup dengan kegiatan foto bersama sebagai dokumentasi kenangan. Selain itu, dilakukan juga absen kembali untuk memastikan kehadiran peserta. Kegiatan ini menandai berakhirnya acara dengan suasana kebersamaan dan komitmen untuk terus mengembangkan potensi sumber daya manusia dan alam di Indonesia.

Saturday Sharing Session 2 - Bagaimana Cara Memanipulasi Statistik

Saturday Sharing Session 2 - Bagaimana Cara Memanipulasi Statistik

Dalam sesi ke 2 Saturday Sharing Session Institut STTS yang telah diselenggarakan, topik yang dibahas sangat menarik, yaitu "How to lie with statistics". Sesi ini dipandu oleh Ibu Sri Rahayu, seorang dosen program Teknik Industri di Institut STTS. Ibu Sri Rahayu menjelaskan bagaimana statistik bisa digunakan untuk memberikan representasi data, bahkan kadang-kadang mengungkap fakta-fakta yang tidak terlihat dari data itu sendiri. Salah satu poin penting yang dibahas adalah bagaimana manipulasi waktu dan skala grafik dapat mengubah interpretasi statistik; informasi yang disajikan dalam grafik dengan skala yang berbeda bisa memberikan makna yang berbeda.

Baca Selengkapnya
MULTIPLE APP WITH AI: Workshop Perdana Saturday Sharing Session Institut iSTTS

MULTIPLE APP WITH AI: Workshop Perdana Saturday Sharing Session Institut iSTTS

Saturday Sharing Session (3S) merupakan program Institut STTS yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran ilmu pengetahuan dan keterampilan melalui seminar dan workshop. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa Institut STTS dengan memberikan pemahaman dan wawasan baru yang aplikatif tentang teknologi dan desain terkini.

Baca Selengkapnya
Cyber Security:policy and its best practice

Cyber Security:policy and its best practice

Surabaya, 30 Mei 2024 - Para mahasiswa berkumpul di auditorium untuk mengetahui Info cyber security: policy and its best practice. Dengan antusiasme yang tinggi, 100 mahasiswa serta mahasiswi hadir untuk menjelajahi pentingnya cyber security. Seminar ini diselenggarakan dari pukul 13.30 hingga 16.00 WIB, menjelaskan kebijakan keamanan siber yang solid dan menerapkan praktik terbaik yang telah terbukti efektif.

Baca Selengkapnya
Berita Acara PKK dan UMKM: Menggali Potensi Wirausaha dengan Semangat dan Inovasi

Berita Acara PKK dan UMKM: Menggali Potensi Wirausaha dengan Semangat dan Inovasi

Surabaya, 22 Mei 2024 - Pagi yang cerah menjadi saksi keberangkatan dosen dan mahasiswa dari Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) pada pukul 09.00 WIB. Lima dosen, didampingi oleh dua mahasiswa dari jurusan Industri dan Elektro, menuju lokasi acara dengan semangat membara, siap untuk berbagi ilmu dan inspirasi.

Baca Selengkapnya
IEEE Industrial Electronics Society Day 2024

IEEE Industrial Electronics Society Day 2024

IEEE Student Branch ISTTS menyelenggarakan tiga seminar, empat workshop, dan lima showcase dalam rangka menyambut IEEE Industrial Society (IES) Day 2024. Acara IES Day 2024 yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Mei 2024 di Auditorium Institut STTS memiliki tema besar yaitu “Intelligent IoT: Leveraging AI for Next Generation Electronic Solutions”. Peserta yang hadir dalam acara IES Day 2024 sangat bervariasi, mulai dari siswa-siswi tingkat SMA, mahasiswa-mahasiswi, hingga khalayak umum dengan usia yang beragam yang memiliki antusias di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT). Acara IES Day 2024 diawali dengan kata sambutan yang dibawakan oleh Bapak Dr. Ir. F.X. Ferdinandus, M.T. sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Institut STTS.

Baca Selengkapnya
Berwirausaha dengan Gembira: Flavor Fest ISTTS Hadirkan Kemeriahan dan Kreativitas Mahasiswa

Berwirausaha dengan Gembira: Flavor Fest ISTTS Hadirkan Kemeriahan dan Kreativitas Mahasiswa

Jurusan Desain Komunikasi Visual ISTTS kembali memeriahkan kampus dengan acara Flavor yang diselenggarakan pada tanggal 14 dan 15 Mei 2024. Acara ini merupakan kolaborasi antara jurusan Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, dan Teknik Elektro. Setiap tahunnya, acara ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan keterampilan para mahasiswa yang mengambil mata kuliah Kewirausahaan pada semester 6. Melalui acara ini, mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari dalam bentuk nyata, yakni bazar yang menjadi salah satu syarat kelulusan mata kuliah tersebut.

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Berita
Icon