Detail Postingan

Prototipe Pesawat Canggih

Prototipe pesawat tempur seperti F-16, hingga pesawat tempur milik Nazi Jerman yang ditakuti oleh pihak Sekutu pada perang dunia II serta desain pesawat yang pertama kali dibuat oleh Wright Flyer dipamerkan di Kampus Institut Sains Terapan dan Teknologi Surabaya (ISTTS). Salah satunya adalah prototipe pesawat tempur milik Nazi Jerman. Prototipe pesawat Messerchdmitt BF 109 itu dibuat oleh Benedictus Yudi, mahasiswa semester 5 jurusan Desain Produk. Ia membutuhkan waktu sekitar 2 bulan untuk membuatnya hingga bisa berfungsi. Untuk total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 200 ribu.

"Rasanya lega setelah berhasil membuatnya bisa berfungsi. Meski hampir tiap hari sering pulang malam untuk menyelesaikan tugas ini. Namun setelah berhasil seperti terbayar lunas," katanya saat ditemui wartawan, Jumat (22/1/2016).

Tidak hanya itu, juga ada prototipe mobil mewah Lamborghini, helikopter tempur Bell UH 1 Huey dan VW Kombi T2. Bahkan juga sempat didemokan terbang sebuah pesawat hasil karya mahasiswa jenis High Wings dengan titel J Piper-3. Pesawat 'kecil' ini bisa dipergunakan untuk menabur benih.

Karya-karya itu yang juga merupakan tugas dari mata kuliah Design Produk serta Modeling. Dosen Design Produk ISTTS Alan David bahwa hasil karya mahasiswa ini adalah tugas selama 1 semester. Menurutnya, selama satu semster tiap mahasiswa dibebankan untuk membuat 2 hasil karya. Yakni prototipe yang harus bisa dijalankan atau beroperasi serta model dari sebuah bentuk benda yang dibuat seperti aslinya. Untuk prototipe, syaratnya adalah harus bisa dioperasikan.

"Rata-rata tiap mahasiswa mampu menyelesaikan satu tugas itu dalam kurun waktu sekitar 2 bulanan," katanya.

Humas ISTTS, Mas Rara Dwi Yanti Handayani, menambahkan mahasiswa yang membuat karya wajib memberikan gambaran atau presentasi kepada pengunjung pameran yang membutuhkan informasi terkait hasil karyanya itu. "Selain ahli dalam membikin prototipe mereka juga dituntut juga harus piawai untuk menjelaskan kepada audience seperti apa hasil karyanya itu. Jadi si pemilik karya harus benar-benar tahu bikinnya, artinya itu tidak dibuatkan atau campur tangan orang lain. Tapi murni hasil mereka sendiri," terang Yanti, sapan akrab Mas Rara Dwi Yanti. (Olin/R)

Sumber berita: http://www.bicarasurabaya.com/berita/detail/247/aneka-prototipe-pesawat-dan-mobil-ciptaan-mahasiswa-dipamerkan

Sumber gambar: Humas STTS