Detail Postingan

Menyusun Presentasi yang Menarik Sangatlah Mudah


              Pada tanggal 10 September 2019, pukul 1 siang di ruang E-402 diadakan KSP (Knowledge Sharing Progam) yang bertemakan “Bagaimana menyusun ppt yang menarik dengan mempertimbangkan beban kognitif”. KSP ini dibawakan oleh Ibu Dr. Ir. Fransisca H. Chandra, M.T. Pada KSP kali ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk presentasi. Karena banyak mahasiswa yang masih membuat presentasi denga nasal-asal an dan materi yang disampaikan juga tidak dikuasai dengan baik. Maka dari itu pada KSP ini diberikan tips and trick untuk bisa membuat presentasi yang bagus.

               Pertama sebelum membuat presentasi, diharuskan tau siapa audience -nya dan tujuan dari presentasi kita. Apakah hanya memberikan informasi atau hanya sebagai penghibur atau sebagai inspirasi. Dan setelah itu, membuat story board atau gambaran dari presentasi kita. Saat proses pembuatan, tidak hanya memperhatikan materi yang yang sudah dikuasai tetapi cara penempatan dari tulisan, gambar dan animasinya juga.

               Tidak mungkin menampilkan tulisan dengan font yang sangat kecil dan font yang susah dibaca. Setelah pemilihan font adalah pemilihan warna. Dari pemilihan warna menentukan suasana yang akan di bawa dalam presentasi tersebut. Karena setiap warna memiliki arti tersendiri dan ada warna yang tidak cocok untuk digabung menjadi satu, karena terlalu kontras. Jangan lupa untuk menyisipkan gambar untuk visualisasi yang ada. Karena dengan adanya visualisasi gambar akan mempermudah penyerapan materi oleh audience. Itulah yang disebut sebagai beban kognitif. Beban kognitif akan mempengaruhi bagaimana setiap pribadi untuk menerima dan menyerap materi yang disampaikan.

               “Jika, hanya belajar dan tidak ada latihan disuatu mata kuliah maka sama saja” ujar Ibu Fransisca. Memang betul yang disampaikan, karena jika hanya teori dan tidak ada praktek. Maka informasi terebut hanya ada sementara saja lalu hilang atau biasa dilupakan. Dan yang paling terakhir dalam presentasi adalah penguasaan materi. Karena tidak mungkin dalam presentasi sepenuhnya membaca slide yang ada. Tetapi dapat menceritakan materi yang ingin dibawakan.